Sunday, May 15, 2016

Sukai, Kuasai, Alami

Bicara tentang yang kita sukai, kuasai dan merupakan pengalaman sendiri, maka akan mengalir lancar.

Tanpa persiapan pun, tak masalah.

Bicara dikalangan apa pun, oke saja.

Apalagi kalau yang kita bicarakan itu sudah kita tuliskan, wah, ditodong di tempat pun, ya maju saja.

Begitulah yang sering saya alami.

Saya percaya diri membicarakan sesuatu yang nyata terjadi, tanpa takut bertentangan dengan teori, karena, setahu saya, teori muncul setelah mengalami rangkaian penelitian yang di dalamnya ada perlakuan atau kumpulan empiris. Jadi, kalau ada yang bertentangan dengan teori, justru yang dipertanyakan adalah kevalidan teorinya, ha ha ha. #bercanda.

Sore tadi, saya diminta untuk bicara masalah parenting di perkumpulan lingkungan RT 08 Gunung Terang, Langkapura.
Sekitar 50an orang ibu-ibu tua maupun muda hadir. Alhamdulillah, kegiatan kemasyarakatan masih marak di daerah ini.

Ya sudah, bicaralah saya dengan senang hati, harapannya, sedikit apa yang saya lakukan sore ini memotivasi para ibu yang hadir untuk terus meningkatkan peran dan kualitasnya dalam menunaikan amanah yang diembannya.

Saturday, May 14, 2016

Puncak Kesibukan Pekan Ini

Tema pekan ini: Aspetri.

Sebenarnya sudah sebulan direncanakan, dipersiapkan dan puncaknya hari ini, Pelatihan dan Pembekalan Anggota Baru Aspetri Lampung.

Peserta bukan orang-orang baru dalam dunia pengobatan herbal, bahkan hebat di bidangnya. Ada yang lulusan S3, S2, S1, dan jenjang pendidikan lainnya.

Sebagian lain praktisi pengobatan tradisional dan komplementer.

Perekrutan anggota lebih pada upaya menghimpun potensi yang sudah ada untuk saling mengisi dan siapa-siapa yang tertarik dan cinta pada dunia pengobatan herbal.

Yang keren, panitia sekaligus pengurus daerah, bukanlah orang-orang muda yang lincah dan bertenaga besar, tapi orang-orang yang cukup berumur dan sibuk dengan tanggung jawabnya masing-masing. Barokallah, semoga lelah kita terhitung sebagai ibadah di hadapan-Nya, aamiin.

Terima kasih untuk semua yang berpartisipasi dalam acara ini, semoga keberkahan meliputi perjalanan kita ke depan dalam mengembangkan potensi SDA dan SDM di bidang herbal.

Friday, May 13, 2016

Pantai Ringgung-Lampung

Di Lampung, banyak bertebaran pantai indah yang sudah dikelola menjadi tempat wisata yang menarik dan memiliki kekhasannya, salah satunya adalah Pantai Sari Ringgung.

Di sana ada pasir timbul, masjid terapung, karang-karang indah di dasar laut, loksi senorkeling dan tentu saja pantai dengan pemandangan yang indah.

Thursday, May 12, 2016

Di kelilingi Bukit

Benar, Lampung termasuk propinsi yang dilalui bukit barisan, tapi menyaksikannya dari tempat ketinggian lebih puas membuktikannya.

Hotel dan Restoran Bukit Randu memilih lokasi, dimana kita bisa melihat Bandarlampung dari ketinggian.

Ke arah mana memandang, yang tampak adalah perbukitan, seolah kita berdiri di bukit yang dikepung bukit.

Bukit maupun gunung merupakan salah satu obyek pandang yang saya cari saat keluar rumah, selain awan, sawah, hutan dan pantai.

Jangan heran, dengan kemajuan teknologi yang ada di gadget, oleh-oleh dari luar rumah adalah foto-foto hasil jepretan selama perjalanan, walau dari noncengan motor yang sedang berjalan.

Ssssst! Ke sananya karena menghadiri undangan Dinas Kesehatan Propinsi Lampung, ya, sekalian cuci mata.

Wednesday, May 11, 2016

Selalu Bersama

Semoga yang melihat tidak bosan.

Kami sering terlihat di acara yang sama, walau tidak selalu dengan seragam yang sama.

Dua hari ini (11-12 Mei 2016) kami menghadiri undangan Dinas Kesehatan Propinsi Lampung sebagai mitra dari unsur Hattra (Penyehat Tradisional), saya utusan Aspetri (Asosiasi Pengobat Trsdisional Ramuan Indonesia) sedang suami dari PBI (Perkumpulan Bekam Indonesia) yang sebelumnya bernama ABI (Asosiasi Bekam Indonesia).

Keberadaan Penyehat Tradisional sangat membantu kemenkes dan dinkes, itu sebabnya dan memang seharusnya ada jalinan kemitraan yang bertujuan meningkatkan kinerja dan mengurangi kesalah pahaman dalam menjalankan fungsinya masing-masing.

Berbagai upaya sudah dilakukan, baik itu berupa kordinasi maupun pembinaan, seperti halnya hari ini.

Ini salah satu peluang yang bisa kita ambil dalam menebarkan kemanfaatan kepada masyarakat.


Saturday, May 7, 2016

Perayaan Kemenangan

Hari ini kami khusus meluangkan waktu kondangan ke Kota Bumi.

Hmm, rupanya ini hari pengumuman kelulusan SLTA, terlihat dari aksi beberapa pengguna jalan sepanjang berangkat hingga pulang, nampak jelas dari pakaian seragamnya yang penuh semprotan cat berbagai warna.

Seorang siswa, dengan gagah berhenti di depan sebuah truk Fuso dengan melintangkan motor yang dikendarainya, untuk memberi jalan konvoi teman-temannya yang akan berbelok di persimpangan.

Nurut ya, sopir truknya? Lha, memang mau melawan? Berani?

Tradisi tahunan yang entah siapa penggagasnya, apa motivasi awalnya dan apa yang menyebabkannya lestari sampai sekarang.

Tahun 1985, saat saya lulus SMA, tradisi itu sudah ada, tapi hanya sebagian teman yang melakukannya, saya termasuk yang tidak, sehingga tidak memiliki cerita tentang itu. Sebatas tanda tangan di baju putih, entah acara selanjutnya apa.

Kini, kita banyak mendengar dan membaca dari media, berbagai aksi yang dilakukan setelah semprot-semprot baju, dan biasanya beraroma negatif. Ada yang sekedar konvoi, perayaan di pantai bahkan di hotel dengan berbagai acaranya. Intinya banyak kemubaziran dan perilaku yang dinilai negatif.

Sebenarnya kurang bijak kalau kita menilai sebuah prilaku umum hanya berdasarkan satu dua kasus yang kita baca di media, tanpa konfirmasi kepada pelaku langsung.

Tidak menutup kemungkinan, ada acara positif untuk merayakan kelulusan itu, hanya tidak sampai beritanya kepada kita. Tidak ada salahnya kita mendiskusikan, terutama dengan murid-murid yang belum ujian, untuk merumuskan, dari tradisi kakak-kakak kelasnya yang perlu dilestarikan dan mana-mana yang perlu dimodifikasi tanpa menghilangkan esesnsi perayaan itu sebagai bentuk rasa syukur dan persiapan untuk melanjutkan langkah ke depannya.

Friday, May 6, 2016

Dari Maya ke Nyata

Batas antara dunia nyata dan maya hanya ada pada sebuah tombol.

Klik!

Segera kita bisa pindah dunia maya, mengetahui apa saja yang sedang jadi pembicaraan di sana. Tak jarang informasi yang kita dapat di sana terbawa ke dunia nyata. Karena berita itu juga berasal dari ranah dunia nyata.

Seperti halnya hari ini. Ketika seorang teman mengundang ke acaranya, silaturahim dan arisan keluarga darma wanita SMP 19 Pesawaran langsung.

Tema yang diangkat adalah yang sedang saya saya jadikan topik diakusi di dunia maya, sekitar keluarga dan pendidikan.

Kasus Yuyun memang benar-benar membuat masyarakat geram! Ditambah dengan beberapa kasus yang terjadi di dunia pendidikan.

Tak dapat kita pungkiri, masih begitu banyak yang perlu kita perbaiki, terbukti dengan fakta bahwa moral anak bangsa sebagian sedang sakit. Kita tidak bisa mengobatinya sendiri, harus bahu membahu melibatkan seluruh elemen, terutama orang tua dan guru sebagai unsur utama dalam pendidikan moral bangsa.

Alhamdulillah, ternyata ada dari peserta yang sudah membaca buku-buku saya, tentu ini menambah akrab suasana makan bersama.